Keluarga Besar Purna Paskibraka Aceh Selatan Santuni Korban Kebakaran Pondok Pasantren Darul Ihsan.
Aceh Selatan-Cyberjatim.id. Keluarga Besar Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Aceh Selatan Peduli Korban Kebakaran Pondok Pasantren Dayah Darul Ihsan Gampong Pawoh Kecamatan Labuhan Haji
Bantuan yang diberikan dalam bentuk sembako yaitu: beras murni 10 kg 4 sak, supermie 4 kotak, telur ayam 4 papan, minyak goreng 6 bungkus, gula 5 Kg, teh sariwangi dan pakaian layak pakai 2 Kotak.
Adapun sumber anggaran ini berasal dari rekan-rekan anggota Purna Paskibraka Indonesia Aceh Selatan yg terkumpul senilai Rp. 1.150.000 [satu juta seratus lima puluh ribu rupiah].
Biasanya kami turun ke jalan untuk melakukan “Open Donasi” dikarenakan kawan-kawan ada kesibukan masing-masing, lalu dari hasil kesepakatan kami ambil tindakan dengan cara mengajak teman-teman di grup untuk menyumbang kata Azwar selaku Ketua Kabupaten Aceh Selatan.
Kepedulian ini adalah salah satu bentuk partisipasi rekan-rekan dalam bentuk bantuan sosial Kami Keluarga Besar Purna Paskibraka Indonesia ujarnya.
Bantuan ini kami serahkan dan diterima oleh Ketua Umum Pesantren Darul Ihsan Gampong Pawoh Kecamatan Labuhan Haji Tgk.Marhaban.
Dan pada kesempatan itu Tgk Marhaban menyampaikan rasa terima kasih kepada Keluarga Besar Purna Paskibraka dan telah menerima dengan lapang dada dan penuh rasa syukur, dengan senang hati, dan beliau juga mengucapkan terima kasih atas sumbangan yang kami terima dan semoga Keluarga Besar Purna Paskibraka Indonesia mendapatkan Keberkahan dari Allah SWT semoga dilimpahkan rezeki, diberi kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT.
Pemberian sembako ini disaksikan oleh sejumlah para Santri Pesantren Darul Ihsan Gampong Pawoh Kecamatan Labuhan Haji dan warga setempat.
Pemberian Bantuan sembako ini bertujuan untuk membantu para Santri Pesantren Darul Ihsan yang baru saja mengalami musibah kebakaran meringankan beban ekonomi yaitu kebutuhan pokok Santri dengan adanya sedikit bantuan dari kita, maka para Santri terbantu dan bisa fokus belajar dalam menuntut ilmu agama seperti sediakalah pungkas Azwar.





