SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Harga Tembakau Meroket, BC Pamekasan Berhasil Dalam Penindakan Tapi Gagal Dalam Pembinaan

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Dua tahun terakhir ini musim tembakau di Madura dari tahun 2022-2O23 terus mengalami peningkatan, harga tembakau terus menaik, kondisi itu memantik perhatian publik. Jumat ( 01/08/2023 )

 

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Zaini Werwer, Pemerhati Tembakau Madura, Stabilnya harga tembakau Madura salah satunya peran ulama dan pedagang yang sangat peduli terhadap nasib petani.

 

“Kami menyampaikan terima kasih kepada para ulama BASSRA yang telah menggagas lahirnya Paguyuban Pelopor Petani Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM), gerakannya jelas dan kongkrit dalam mengawal kesejahteraan petani tembakau,” ucap Werwer, sapaan akrabnya, kepada sejumlah media.

 

Dikatannya, saat ini harga tembakau di bawah tembus di angka Rp79 ribu sampai Rp100 ribu perkilo gram.

 

“Salutnya lagi dari setiap pengambilan sampel tembakaunya itu tetap masuk pembelian atau tetap dibeli sebagaimana yang kami tahu di gudang milik H.Her yang berlokasi di Desa Blumbungan,” jelasnya

BACA JUGA :  Corporate Social Responsibility (CSR ) PR Ayunda, Tiga Unit Sepeda Motor Untuk Guru Ngaji di Pamekasan

 

Ditegaskan Werwer, sangat mengapresiasi sekaligus menungkapkan terima kasih yang mendalam tidak hanya disampaikan kepada ulama BASSRA dan P4TM, melainkan hadirnya para pengusaha rokok lokal yang ada di Madura, khususnya di Pamekasan.

 

Menurutnya, keberadaan pengusaha rokok lokal tersebut sangat berdampak positif terhadap perputaraan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Ini bukti nyata, selain mengurangi angka pengangguran juga mampu mendongkrak perekonomian, tentu juga berdampak pula pada mahalnya harga tembakau Madura,” tegas aktivis nasionalis pengangum Soekarno ini.

 

Lanjutnya, dia mengaku sedikit kecewa terhadap tindakan Bea Cukai Madura yang masih kurang populis.

 

BACA JUGA :  Peradi Pergerakan Jakarta Selatan Menilai, Laporan Terhadap Ketua Indonesia Police Watch Upaya Kriminalisasi Peran Serta Masyarakat

Seharusnya tindakan tegas dimbangi tindakan yang edukatif, karena jelas masyarakat di bawah masih butuh banyak tahapan dalam pengurusan izin maupun cukainya.

 

“Di mana seringkali menindak tegas adanya rokok bodong, bahkan jutaan rokok bodong yang ditangkap dan di musnahkan, tapi itu semua saya memahami dan memaklumi karena tugasnya Bea Cukai, akan tetapi kami berharap ketegasan ini tidak menyebabkan perekonomian masyarakat jadi mampet dan para buruh kehilangan pekerjaan, bolehlah ditindak tapi jangan dihabisi, upayakan pendekatan secara persuasif dan lakukan pembinaan bukan pembinasaan,” ujarnya di sela-sela berangkat Sholat Jumat di Masjid Asy Syuhada’ Pamekasan.

 

Di sisi lain, aktivis legendaris ini juga mengajak kepada semua pihak agar bahu membahu, bergotong royong mencarikan solusi yang solutif agar pengusaha rokok lokal, khususnya bagi pemula bisa memproduksi rokoknya dengan kualitas yang bersaing dan memiliki legalitas yang jelas.

BACA JUGA :  Di Hari jadi 346 Kabupaten Cianjur Sejumlah UMKM Di Cikalong Kulon Turut Berpartisipasi

 

“Kami masih ingat kata-kata singkat Ketua P4TM H. Her, jayalah petani tembakau Madura. Jadi saya tegaskan sudah saatnya tembakau Madura menjadi daun mas dan petani sejahtera dan bahagia, dan rokok lokal Madura bangkit dan berkualitas dan berlegalitas,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Petani asal Pakong, Ahmad Maulidi, mengatakan, jika saat ini harga tembakau di bawah bervariasi, mulai di harga Rp60 ribu sampai 79 ribu per kg. Bahkan ada yang tembus Rp90 ribu.

 

“Sakalangkong kepada semua pihak yang telah mengawal stabilnya harga tembakau, terutama kepada H. Her Ketua P4TM dan Pemilik Gudang Bawang Mas, semoga pojur teros,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *