SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

GAWAT! 7 Orang Anggota DPRD Sumut Diduga Lakukan Korupsi Dana Kegiatan Sosper dan Reses, Sekwan Blokir Telepon

Foto: Ilustrasi 7 Orang Anggota DPRD Sumatera Utara Telah Diduga Korupsi Dana Sosper dan Reses.

Sumatera Utara, CYBERJATIM.ID, – Pada temuan ini, Evi diduga tidak melakukan pengawasan dan pengendalian anggaran dana Sosper dan reses dewan.

Sebab ia sendiri tidak tahu bahwa ini merupakan temuan BPK RI tahun anggaran 2022. Berdasarkan aturan BPK, setiap temuan atau dugaan korupsi diberikan waktu 60 hari kerja untuk dipulangkan.

BACA JUGA :  Kenapa Bisa Begitu? 2 Orang Komisioner di Laporkan Selingkuh, KI Sumut Sebut Tidak Ada Suatu Pelanggaran Etik

Namun, setelah hampir setahun berlalu, Evi tidak melakukan pengawasan dan meminta pengembalian kepada tujuh Anggota DPRD Sumut tersebut.

“Belum tahu saya, masih dalam proses,” ungkapnya.

Evi mengatakan, setelah diperiksa nantinya akan ada tindak lanjut dari dewan untuk memulangkan kelebihan bayar pada kegiatan Sosper dan reses dewan.

BACA JUGA :  Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Latihan Menembak TW I Ta 2023

“Hingga kini belum dikembalikan, masih dalam pemeriksaan,” katanya berulang.

Terpisah, Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting sudah mengimbau seluruh anggota dewan untuk tidak bermain-main dalam melaksanakan kegiatan.

Apalagi, kata dia, sampai memanipulasi anggaran.

“Saya sudah imbau seluruh anggota untuk tidak main-main dalam melaksanakan kegiatan ini,” kata dia.

BACA JUGA :  SANGAT MIRIS SEKALI...!!! Ternyata Kejatisu Ditipu Soal HGU Lahan Sport Centre

Ia mengatakan, para anggota dewan yang tercatat namanya dalam temuan ini sebaiknya memulangkan duit yang sudah diduga ‘ditilap’ itu.

Jika masih bandel dan tidak mau memulangkan uang, sambungnya, akan berurusan dengan pihak berwajib.

“Harus dikembalikan temuan ini. Kalau tidak mau menurut, yang terima risiko,” ungkapnya.

PEWARTA ROBIN SILALAHI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *