SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Dialog Bersama RRI Pro 1 Medan, Tekad Bupati Dairi Bangun Kopi Sidikalang Kembali Mendunia

Sumatera Utara, CYBERJATIM.ID, – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng menyampaikan keinginan besarnya mengembalikan kejayaan Kopi Sidikalang agar kembali Mendunia, Kamis (2/3/2023).

Hal tersebut disampaikan dalam acara “Ngashow” yang disiarkan secara live di RRI Pro 1 Medan, Rabu (1/2/2023), dari gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Taman Rekreasi, Sidikalang.

Disebutkan Bupati, mengembalikan kejayaan kopi Sidikalang tentu tidak mudah dan butuh kerjasama seluruh pihak, yang menjadi tantangan saat ini menurut bupati adalah jumlah ketersediaan kopi Sidikalang yang terbatas.

BACA JUGA :  Ada Apa ini? Pengaspalan Huta Ginjang Belum Selesai, PLT Kadis PUTR Mengaku Siap Untuk di Hukum

Dia mengatakan apabila kita menginginkan pasar dunia maka usaha keras dan kolaborasi seluruh pihak mutlak diperlukan.

“Acara seperti inilah yang menguatkan tekad kami, secara perlahan memperkenalkan dan mengingatkan kembali pada khalayak keunikan rasa Kopi Sidikalang, termasuk pada event F1H2O,” kata Bupati Eddy Berutu.

Disebutkan komitmen lain yang sedang dibangun Pemkab Dairi dalam mengembalikan kejayaan kopi Sidikalang agar mendunia adalah membangunnya dari hulu hinga hilir.

BACA JUGA :  KENAPA BISA BEGITU? Bos Judi Online Apin BK Tak Lapor Kepemilikan Kapal Pesiar ke Dishub Samosir

Itu sebabnya, kata Bupati, kita hadirkan kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM, juga pelaku usaha sekaligus petaninya malam ini.

Tidak lupa Bupati juga menyampaikan alasan yang membuat kopi Sidikalang spesial. Pertama, bibit yang memang kualitas baik. Kedua, kopi Sidikalang ditanam di ketinggian berbeda meskipun sama-sama di Dairi, akan menghasilkan rasa yang berbeda.

BACA JUGA :  Miris...!!! Pansus Habiskan Dana Rp 500 Juta Untuk Gulingkan Wali Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani

Dan ketiga adalah rata-rata kopi Sidikalang diurus dan dikelola oleh perempuan-perempuan tangguh yang penuh dedikasi.

“Kopi Sidikalang saat ini sudah ditanam di lebih dari 1756 ha.Tugas kita saat ini adalah mengembalikan availability atau ketersediaan kopi Sidikalang. Harapan saya kejayaan kopi Sidikalang bisa kita capai,” katanya mengakhiri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *