Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lanal Maumere Lakukan Operasi Di Tempat Hiburan Malam
NTT, CYBERJATIM.ID, – Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lanal Maumere menyelenggarakan Operasi Yustisi dalam rangka Pekan Disiplin serta memperingati HUT ke-77 PM TNI AL di beberapa tempat hiburan malam di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. Jumat, (17/2/2023) malam.
Operasi tersebut adalah gabungan dari Danpom TNI Angkatan Laut Lanal Maumere, Propam Polres Sikka dan Sat Narkoba Polres Sikka.
Sebelumnya, di sampaikan bahwa titik operasi akan di lakukan di beberapa titik Pub Triple Seven, Shinta Pub, Red Bull Cafe, Tripel Nine, Shasari Pub dan Bintang Karaoke.
Mengawali giat ini, anggota Danpom TNI AL Lanal Maumere bersama anggota Propam Polres Sikka menggelar apel dan do’a bersama di Mako Lanal Maumere.
Dandenpomal, Mayor Laut (PM) I Made Sugiarta melalui Lidkrim Denpom Lanal Maumere, Serda Pom Firmansyah Baco, S.H, menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan pekan tertib dalam rangka memperingati HUT ke-77 PM TNI AL.
“Atas perintah dari Komandan Puspomal menekankan untuk sasaran yustisi malam hari ini sasarannya lebih ke tempat hiburan malam dengan tujuannya untuk menekan angka kriminal dan mengantisipasi peredaran narkoba, terutama di tempat-tempat hiburan malam yang tidak menuntut kemungkinan prajuritpun jangan sampai ikut nimbrung” jelas Serda Pom Firmansyah Baco.
Dari beberapa sasaran lokasi operasi tersebut di dapati beberapa pengusaha ikan tuna yang sedang menikmati minuman beralkohol di dampingi beberapa leadis.
Saat di dapati beberapa pengusa Ikan Tuna tersebut Serda Pom Firmansyah Baco menyampaikan arahannya di dalam ruangan bahwa meminta ijin untuk melakukan penggeledahan kepada para pengunjung dan juga leadis yang ada guna di periksa identitasnya.
Dalam pemeriksaan identitas pihak Serda Pom Firmansyah Baco ini mengumpulkan beberapa KTP pengunjung dan para leadis guna di selidiki identitasnya.
“Mohon ijin ya, minta kerja samanya untuk KTP kita periksa dulu.”
“Jadi, silahkan masyarakat yang ingin mengunjungi tempat hiburan malam, kita tidak larang, yang jelas ada ketentuan standar yang telah ditentukan contohnya tidak membawa senjata tajam karena didalam kan banyak pengunjung, takutnya terpengaruh dengan minuman alkohol nanti mengakibatkan salah paham sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Upaya pemeriksaan di lakukan sama di beberapa tempat sasaran operasi tersebut, yakni memeriksa perlengkapan berupa identitas KTP, dan beberapa dugaan pembawaan benda tajam dan bararang terlarang lainnya.
Dalam hasil pemeriksaan tidak di dapati benda tajam dan barang terlarang lainnya.
Sampai di sasaran terakhir tempat operasi tersebut rombongan kembali menuju Mabes Lanal Maumere karena tempat yang menjadi target operasi sudah selesai.
“Kita balik kanan dulu, karena tempat yang menjadi target kita sudah selesai, selanjutnya kita menuju Mabes Lanal Maumere.”
Serda Pom Firmansyah Baco, seusai melakukan razia di beberapa tempat hiburan malam kepada media ini menyampaikan, bahwa kegiatan yustisi perdana Denpom TNI AL Lanal Maumere bersama Propam dan Sat Narkoba Polres Sikka nantinya akan selalu tetap berkoordinasi dan berkomitmen mengadakan operasi rutin perpekan.
“Memang dilapangan tadi kita menemukan ada sedikit pelanggaran namun bisa kita atasi, yang bersangkutan juga membawa identitas, para LC-nya juga setelah kita cek di owner-nya semuanya membantu identitas. Artinya malam ini hasil dari operasi kita inilah, syukur tidak ada kita temukan pelanggaran,” ujar Serda Pom Firmansyah Baco.
Disampaikan juga bahwa dari operasi ini akan mengadakan evaluasi-evaluasi kaitan dengan hal-hal teknis dan akan terus berkoordinasi bersama-rekan untuk giat selanjutnya.
“Apa yang kita sudah upayakan malam ini, kita terus evaluasi dan lebih rapih lagi kedepannya sehingga upaya dalam menekan angka kriminal juga mengantisipasi peredaran narkoba, dan pelanggaran-pelanggaran lainnya menemui hasil, sehingga kedepannya dapat menekan pelanggaran-pelanggaran dan bentuk kriminalisasi lainnnya di Kota Maumere Kabupaten SIKKA ini.”
Dirinya berharap agar para prajurit menjauhkan diri dan bahkan tidak memasuki tempat-tempat terlarang terutama tempat hiburan malam.
“Silahkan masyarakat yang ingin mengunjungi tempat hiburan malam, kita tidak larang, yang jelas ada ketentuan standar yang telah ditentukan contohnya tidak membawa senjata tajam karena didalam kan banyak pengunjung, takutnya terpengaruh dengan minuman alkohol nanti mengakibatkan salah paham sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.





