SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Berkelakuan Baik, Sebanyak 14 WBP Rutan Pemalang Menjalani Asimilasi

PEMALANG, CYBERJATIM.ID- Sebanyak 14 Orang Warga Binaan Rutan Pemalang menjalani Asimilasi di Rumah. 14 Orang ini akan menjalani sisa hukumannya di rumah, Jum’at(24/02).

Mereka semua yang menerima asimilasi rumah tersebut sudah memenuhi syarat Administratif dan substantif sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Program asimilasi di rumah ini mengacu pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.

BACA JUGA :  Ahli Waris Kecewa Klaim Asuransi Tak di Acc, Sequislife Medan Banyak Berdalih

Kepala Rutan Pemalang melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan Galuh Angoro Widoodo menyebutkan Warga Binaan Pemasyarakatan yang mendapatkan asimilasi harus berkelakuan baik dan aktif mengikuti kegiatan pembinaan, baik kepribadian maupun kemandirian. Pihaknya berharap para warga binaan tersebut bisa kembali berbaur dengan masyarakat.

BACA JUGA :  Use These Apps to Teach Science to Your Kids and They'll Love It

“Ketika menjalani asimilasi agar selalu tetap di rumah, menjaga diri, dan tidak melakukan pelanggaran hukum lagi. Bersikap baiklah selama menjalani sisa hukuman di luar Rutan. Dan tetap diingat kalau melakukan pelanggaran, surat keputusannya bisa dicabut dan harus melanjutkan sisa masa hukumannya di Rutan kembali,” ujar Galuh dalam arahannya.

BACA JUGA :  'Parasite,' Joaquin Phoenix Win Big at SAG Awards

Program asimilasi rumah adalah proses pembinaan narapidana dan narapidana anak yang dilaksanakan dengan membaurkan warga binaan dalam kehidupan masyarakat. Program asimilasi dilaksanakan di rumah. Proses pembimbingan, pengawasan asimilasi, dan integrasi dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *