SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

BEM FIA UNIRA Gelar Sarasehan Nasional, Bahas Tembakau dan Rokok Ilegal di Madura

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Madura secara resmi membuka kegiatan MAFIA FEST (Mahasiswa Fakultas Ilmu administrasi Festival) sekaligus menyelenggarakan Sarasehan Nasional dengan tema: “Tembakau dan Rokok Ilegal: Dinamika Ekonomi serta Tantangan bagi Masyarakat Madura”. (28/09/2026)

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh pimpinan fakultas ilmu administrasi universitas Madura, Sekjen DPP Apsi, pengusaha tembakau dan rokok, serta ratusan peserta.

Ketua panitia MAFIA FEST Moh Rifal Febriansyah mengatakan bahwa “Mafia fest merupakan agenda program kerja daripada BEM FIA UNIRA, hal ini bertujuan untuk memberikan ruang ekspresi terhadap mahasiswa fakultas ilmu administrasi universitas madura secara khusus dan seluruh mahasiswa secara umum. Adapun rangkaian kegiatan dari mafia fest ini, Saresehan nasional, kemah bakti mahasiswa, lomba orasi nasional tingkat mahasiswa, lomba orasi jawa timur tingkat SMA, event Mobile Legend se Pamekasan dan simposium nasional.

BACA JUGA :  Ali Mansur Guru Visioner, Raih Juara 1 Lomba Baca Puisi Se - Madura

Gubenur BEM FIA UNIRA, Moh Rianto menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran mahasiswa untuk tidak hanya berprestasi di kampus, melainkan turut menyuarakan dan mencari solusi atas persoalan nyata di tengah masyarakat.

“Tembakau adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan kehidupan ekonomi masyarakat Madura. Namun di balik peran besarnya, muncul tantangan serius berupa peredaran rokok ilegal yang merugikan petani, pedagang, pendapatan daerah, serta ketertiban hukum. Melalui sarasehan ini, kita tidak mencari siapa yang disalahkan, melainkan mencari jalan keluar yang adil: melindungi ekonomi rakyat sekaligus menegakkan kepatuhan hukum.” — ujarnya dalam pidato pembukaan.

BACA JUGA :  Guna Menghindari Kepadatan, Satlantas Polres Sampang Alihkan Pengendara Melalui Jalur Alternatif

Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Madura dalam sambutannya menegaskan peran penting lembaga pendidikan dan mahasiswa sebagai jembatan antara kebijakan dan realitas masyarakat.

“Kampus bukan menara gading yang terpisah dari kehidupan. Isu tembakau dan rokok ilegal menyangkut hajat hidup puluhan ribu warga Madura. Diskusi hari ini harus melahirkan gagasan yang tajam, rekomendasi yang dapat dijalankan, dan semangat bahwa kemajuan ekonomi tidak boleh bertentangan dengan hukum dan keadilan.”

Sarasehan Nasional menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten untuk membahas persoalan tembakau dan peredaran rokok ilegal dalam perspektif dinamika perekonomian masyarakat Madura.

BACA JUGA :  Jatim Halal Fest : Komentar Pedas Serang Akun Google Syakaa Organizer

Kegiatan tersebut menghadirkan Marsuto Alfianto, S.H., M.H., Owner CV Jawara Internasional Jaya, serta Sulaisi Abdurazzaq, S.H., M.I.P., Sekjen DPP APSI sebagai narasumber.

Pembahasan dalam sarasehan diarahkan pada pentingnya melihat komoditas tembakau sebagai salah satu potensi ekonomi masyarakat Madura, sekaligus mendorong upaya bersama dalam menekan peredaran rokok ilegal yang berdampak terhadap perekonomian dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara akademisi, pemerintah, pelaku usaha, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam memperkuat potensi ekonomi tembakau Madura serta menciptakan iklim usaha yang lebih tertib.

MAFIA FEST — Berpikir Kritis, Bertindak Nyata, Membangun Madura.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *