SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Anggota DPRD Medan Minta Pihak Dinkes dan BPJS Awasi Pelayanan Rumah Sakit yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan

Sumatera Utara, CYBERJATIM.ID, – Anggota DPRD Kota Medan Netty Yuniati Siregar meminta kepada Dinas Kesehatan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mengawasi pelayanan rumah sakit di daerah ini.

Saya minta kepada Dinkes dan BPJS untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelayanan rumah sakit dan agar menindak tegas bila telah terbukti melanggar peraturan ucap Netty di Medan, Sabtu (25/3).

BACA JUGA :  Gandeng Pemuda Desa Palengaan Laok, PSSB khitan Gratis 60 Anak

Hal ini guna memastikan program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution tentang cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage) berjalan dengan lancar.

Pihaknya juga untuk menekankan segala perangkat daerah terkait diminta terus melakukan pengawasan dan pemantauan baik terhadap Puskesmas maupun rumah sakit.

Data Dinas Kesehatan Kota Medan menyebut ada sekitar 48 rumah sakit telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, selain 41 Puskesmas dan 31 Puskesmas pembantu sebagai fasilitas kesehatan pertama di Kota Medan.

BACA JUGA :  Bawaslu Kecolongan : Bacaleg Pamekasan Dapil II Dari PBB, Diduga Belum Mengundurkan Diri Sebagai Perangkat Desa

Terhitung sejak tanggal 1 Desember 2022, warga Kota Medan cukup membawa KTP saja guna mendapat pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Sehingga pasien program UHC dipastikan terlayani, baik di Puskesmas maupun rumah sakit,” terang Netty yang merupakan politisi Partai Gerindra ini.

BACA JUGA :  Kasatres Narkoba Polres Aceh Selatan Ajak Masyarakat Cegah Peredaran & Penyalahgunaan Narkoba.

Erni, warga Pahlawan, Medan Perjuangan, mengeluh tentang kurangnya pelayanan disalah satu rumah sakit, memulangkan pasien gratis BPJS Kesehatan setelah tiga hari dirawat dan belum sembuh juga

“Walau pun dirawat tiga hari, ternyata pasien itu belum sembuh,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *