Alokasi 1 Miliar Jalan Lingkar Manipa, Pamana: Ini Pelecehan Dinas PU SBB Kepada Warga Manipa
MALUKU, CYBERJATIM.ID, – Pemerintahan daerah, dinas Pekerjaan Umum kabupaten Seram Bagian Barat, SBB, Maluku, lecehkan masyarakat Kepulauan Manipa dengan mengalokasikan anggaran jalan lingkar Kepulauan Manipa sebesar 1 miliar rupiah.
Anggaran 1 Milyar yang dialokasikan untuk pembangunan jalan lingkar Manipa bukan aspal tapi sirtu padat membuat geram masyarakat Kepulauan Manipa, lebih khususnya anggota DPRD SBB dapil Kepulauan Manipa, Arif Pamana pun ikut geram dengan pernyataan yang disampaikan Kabid Bina Marga dinas Pekerjaan Umum SBB itu.
Pernyataan itu dinilai sama halnya dengan melecehkan masyarakat Kepulauan Manipa, dan Kecamatan Kepulauan Manipa dianggap sebagai anak tiri dimata pemerintah daerah Kabupaten Seram Bagian Barat. Dengan hanya mengalokasikan anggaran 1 miliar bukan aspal tapi sirtu padat ini pelecehan namanya,” kata Pamana
Padahal telah ditetapkan anggaran dalam APBD tahun 2022 sebesar 4,3 miliar, untuk kelanjutan pekerjaan jalan lingkar Manipa, akan tetapi anggaran itu kembali di pending dengan alasan persoalan waktu pekerjaan yang dinilai terlalu singkat dan akan baru dilaksanakan pada tahun 2023.
Ditahun 2023, anggaran 4,3 miliar berubah, dan itu dilakukan sepihak oleh eksekutif dalam hal ini dinas Pekerjaan Umum Seram Bagian Barat sebesar 1 miliar, itupun bukan aspal tapi sirtu keras.” ujar Pamana kepada media ini. Senin (3/4/2023).
Luar biasa cara Dinas PU SBB melecehkan masyarakat Kepulauan Manipa, Ini bentuk pelecehan lebih baik dicoret saja program tersebut, Kita akan lihat nanti selanjutnya.” ancam Pria yang biasa di sapa Songkok Merah Si Anak Kampoeng itu.
Dikatakannya, Penjabat Bupati sudah pernah berkunjung ke Manipa, bahkan juga Sekda SBB pada saat Musrenbang dengan menyampaikan jalan lingkar Kepulauan Manipa menjadi prioritas.
Kalau bicara Prioritas seharusnya pekerjaan lingkar Manipa itu aspal bukan sirtu keras itu bukan prioritasnya namanya tapi itu tidak ikhlas untuk bangun Kepulauan Manipa, padahal sudah jelas dalam penetapan anggaran 2023 alokasi 4,3 milyar untuk kepulauan Manipa tidak ada perubahan.
Sedangkan PMK 212 DAU peruntukan dan menjadi prioritas PU cukup besar untuk pengalokasian pagu, seharusnya anggaran jalan lingkar Kepulauan Manipa naik bukan turun secara sepihak 1 miliar. Sejak Tahun 2007 – 2023 sentuhan jalan lingkar Manipa itu 1,9 Milyar di tahun 2021, dan itu sangat kecil dibandingkan kecamatan lain,
Kecamatan lain dianak emaskan, Kepulauan Manipa dianak tirikan, seharusnya Pemda SBB tak pilih kasih soal kue pembangunan apalagi soal akses Jalan. ” Jalan lingkar Kepulauan Manipa sangat dirindukan masyarakat berupa aspal bukan sirtu keras,”tandas Politisi PKB SBB itu.
Pamana, mendesak penjabat Bupati Andi Chandra As’aduddin dan Kadis PU Seram Bagian Barat untuk meninjau kembali anggaran 1 miliar jalan lingkar Kepulauan Manipa, demi keadilan dan pembangunan yang merata.
Saya minta ditinjau kembali, masyarakat Kepulauan Manipa sangat impikan jalan aspal bukan sirtu keras apalagi Kepulauan Manipa sebagai tuan rumah MTQ tingkat kabupaten Seram Bagian Barat.”pinta Pamana berharap.





