SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Akibat Saling Tukar Lendir Dua Siswa SMA Di Atambua Tertular HIV/ AIDS 

M@u

 

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

ATAMBUA, CYBERJATIM.ID – Kasus penularan HIV/AIDS di Atambua Kabupaten Belu semakin bertambah.

 

Bertambahnya penyakit berbahaya itu diduga akibat maraknya kegiatan Seks Bebas atau saling tukar lendir.

 

Diketahui, Kabupaten Belu yang merupakan Daerah perbatasan Indonesia-Timor Leste itu sebagai salah satu wilayah transit paling nyaman bagi Pekerja Seks Komersial atau PSK asal Indonesia yang ingin bisnis lendir ke Negara Timor Leste.

BACA JUGA :  Ribuan Batang Rokok Dimusnahkan BC Madura, 2 Tersangka Tahap 1 ke Kejari Sampang

 

Bahkan dalam kegiatan tukaran lendir itu, terungkap 2 orang siswi SMA di Belu tertular penyakit HIV/AIDS.

 

Hal tersebut diungkapkan saat sosialisasi yang dilakukan oleh Yayasan CFD Bethesda Yakkum Yogyakarta Wilayah Belu di Kantor Camat Atambua Barat.

 

Kepala Puskesmas Umanen, Agusto Lopez Martins menyampaikan bahwa 2 orang pelajar tersebut terinfeksi HIV/AIDS berada di Kecamatan Atambua Barat.

BACA JUGA :  Diduga Buang Anggaran Warga Atambua Masih Kecewa Jalan Tetap Berlubang

Kasus HIV/AIDS di Kecamatan Atambua Barat pada tahun 2022 itu ada 91 orang ditambah lagi tahun 2023 ini ada penambahan 8 orang sehingga menjadi 99 kasus,” ungkapnya.

 

Menurutnya, penyebaran penyakit tersebut paling banyak didapatkan oleh Ibu Rumah Tangga, lalu diikuti Petani, Tukang Ojek hingga Pelajar.

 

“Kelurahan paling tinggi itu di kelurahan Umanen dengan jumlah 49 orang. Dari 49 orang ini yang paling banyak itu Ibu rumah tangga, menyusul petani, tukang ojek dan anak-anak pelajar SMA ada 2 orang,” ujar Agusto.

BACA JUGA :  Jumat Curhat Perdana, Kapolres Belu Ajak Warga Lidak Bersinergi Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024

 

Tambahnya Bahwa salah satu penyebaran penyakit tersebut didominasi melalui Seks Bebas atau hubungan intim dengan bukan pasangan.

 

Disampaikannya bahwa hubungan tersebut lebih dikenal dengan praktek prostitusi atau seks berbayar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *