Merenung Sejenak 21 Maret Selasa Pekan Prapaskah IV
ATAMBUA, CYBERJATIM.ID – Kata nabi, Seorang malaikat membawa aku ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang Bait Suci dan air mengalir menuju timur, sebab Bait suci itu juga mengahadap ke timur. Air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci, sebelah selatan Mesbah. Sungguh, air itu membual dari sebelah selatan..menjadi sungai.. kemana saja sungai itu mengalir, semua yang ada disana hidup. Pada ke dua tepi sungai itu bermacam macam pohon buah buahan.. Tiap bulan ada lagi buah nya yang baru, sebab pohon pohon itu mendapat air dari tempat kudus..(Yeh 47:1-9.12)
Tuhan semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. (Mzm 46:8)
Yesus berangkat ke Yerusalem. Di Yerusalem, dekat pintu Gerbang Domba, ada sebuah kolam..disebut Betesda..di serambi serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit. Ada disitu seorang yang sudah 38 tahun lamanya sakit.. Kata Yesus.. Maukah engkau sembuh? Jawab orang sakit itu.. Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam.. Kata Yesus..”Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.” Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu..(Yoh 5:1-3a.5-16)
Yehezkiel berkata kepada bangsa Israel, air yang mengalir dari Bait Suci, akan memberi kehidupan kepada semua makhluk. Pohon pohon di tepi sungai itu pun akan terus berbuah. Dan buahnya menjadi makanan dan daunnya menjadi obat. Sumber Air Sejati itu tidak lain adalah Yesus yang dengan penuh kasih, mendatangi dan menyembuhkan orang yang sudah 38 tahun sakit lumpuh, yang menantikan kesembuhan dari kolam Betesda.
Saudara/i ku, *air sangat penting bagi organ tubuh kita semua. Kandungan air dalam tubuh kita sekitar 60-70%*. Kalau tubuh kekurangan air, maka kita akan terasa lemah, bahkan bisa mati.
*Begitu juga kehidupan rohani kita, memerlukan Sumber Air Hidup*. Dan Sang Sumber Air Hidup itu adalah Yesus. *Tanpa Yesus yang memberi keselamatan dan kesembuhan rohani dan jasmani, maka jiwa dan badan kita akan terpuruk, kering dan mati*. Karena Yesuslah Sang Mata Air Sejati, Sang Penyembuh, yang membawa umat-Nya pada keselamatan abadi.
Seperti dialami oleh seorang sudah sakit selama 35 tahun. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring diserambi kolam Betesda berkata; *”Maukah engkau sembuh?”, menjawab; “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu, apabila airnya mulai goncang; dan sementara aku sendiri maju ke kolam, orang lain sudah masuk mendahului aku”*.
Yesus sangat peduli kepada orang itu, maka Ia datang dan menyembuhkan dengan berkata kepadanya; *”Bangunlah, angkat tilammu dan berjalanlah.”* Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu, lalu ia mengangkat tilammnya dan berjalanlah.
_*Dalam situasi seperti sekarang ini pun kita memerlukan bantuan Yesus Kristus.* Dimana setelah masa pandemi ini, diantara kita masih ada yang merasa takut akan virus covid 19, yang sangat mematikan. *Hendaklah kita juga menjaga diri, selain dengan mengikuti semua peraturan yang diberikan pemerintah, juga berjaga jaga di rumah bersama Yesus, Sang Air Kehidupan dan menimba Air itu dari-Nya.* Sehingga kita dijauhkan dari malapetaka dan pencobaan._
*Marilah kita hidup dalam dan bersama Yesus, dan menimba air kehidupan dari-Nya, agar hidup iman kita bertumbuh dan berbuah*.
Seperti dikatakan oleh Yesus sendiri dalam Yohanes 4:14; *”Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi air di dalam dirinya, yang terus menerus memancar sebagai kepada hidup yang kekal.”*
_Ya Yesus, Engkaulah sumber air kehidupan kami, sembuhkanlah kami dari penyakit rohani dan jasmani yang ada dalam diri kami semua. Dan jauhkanlah kami semua dari malapetaka dan pencobaan, terutama virus corona.





