Wamira Mart Pamekasan Hidup Segan Mati Tak Mau, ” Bupati Malu “
PAMEKASAN, Cyberjatim.id,- Wamira Mart cetusan Bupati Baddrut Tamam memang merupakan sebuah konsep yang luar biasa untuk kembali membangkitkan UMKM di Kabupaten Pamekasan.
Iktiyar yang besar dengan harapan yang diniatkan agar bisa se visi dengan masyarakat kembali mendapatkan sorotan.
Diketahui untuk bulan tahun 2022 pemerintah akan kembali membangun sebanyak 91 Wamira Mart yang akan berdiri disetiap kecamatan.
Inisiasi luar biasa yang dicetuskan Bupati Baddrut Tamam ini untuk membantu memasarkan product UMKM, namun seringkali mendapatkan sorotan negatif dari berbagai elemen intelektual.
Nyarisnya sampai saat ini Program harapan Bupati Pamekasan tidak berjalan mulus dan mati suri, pasalnya beberapa titik Wamira Mart tinggal nama dan tidak pernah beroperasi, termasuk Wamira Mart pusat yang terletak dijalan Jokotole saat ini sudah tutup.
Faisol Dear Jatim tak henti – hentinya mengkritisi terkait program yang diluncurkan pemerintah Pamekasan, khususnya Wamira Mart atau Warung Milik Rakyat.
” Nah jelas sekali programnya sangat bagus dan positif, tapi yang kami sayangkan sistem pengelolaannya yang tertera di SO itu seperti apa ? karena sampai saat ini belum nampak jelas BP dan MP nya, jadi seakan – akan tidak ada target “. Ulas Faisol sapaan akrabnya.
Tidak hanya itu Faisol juga menyayangkan sampai saat ini ada beberapa bangunan yang berlebel Wanira Mart belum di fungsikan, bahkan pihaknya mengatakan kurang lebih sudah 5 bulan Wamira Mart dibeberapa tempat tidak beroperasi.
” Sudah kurang lebih 1 tahun saya perhatikan, Wamira Mart disetiap Kecamatan sampai saat ini tidak beroperasi, seperti contohnya di Kecamatan Larangan, kalau itu sistem sewa atau kontrak otomatis sudah berapa kerugiannya selama ini ? , Sehingga bisa dibuat judul ” Wamira Pusat Sepi, Cabang Apalagi !, kasihan Pak Bupati punya program bagus tapi tidak berjalan mulus, pasti Bupati malu, karena ini merupakan tanggung jawab Diskop dan UMKM untuk pengembangannya “. Pungkas Faisol
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan, Muttaqin di lansir dari media Qalbi.id mengatakan bahwa Wamira Mart akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD ) dan akan dikelola oleh pemilik lahan dan UMKM.
” Prosesnya nanti BUMD akan bekerjasama dengan pemilik lahan yang akan dibangun Wamira Mart maupun pelaku UMKM,” kata Muttaqin, Jumat, 18 Februari 2022.





