SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Seorang Ibu Rumah Tangga Kab. Belu Tewas Akibat Disambar Petir

M@u

BELU, CYBERJATIM.ID – Na’as, hendak mau berteduh seorang ibu rumah tangga yang berinisial TR (47) warga desa Leontolu, kecamatan Raimanuk, kabupaten Belu tewas dengan kondisi mengenaskan akibat disambar petir di sawah, kamis (23/02/2023).

Sebelumnya, TR (47) (korban) sempat dilarikan ke klinik Canossiana untuk mendapatkan pertolongam medis, namun sayangnya nyawa korban tak dapat tertolong.

Salah seorang saksi mata, desa Leontolu, kecamatan Raimanuk, kabupaten Belu, Maria menjelaskan, ketika itu korban sedang bekerja di sawah bersamanya, saat turun hujan korban ingin menujuh ke pondok untuk berteduh, namun tiba-tiba korban disambar petir saat itu juga.

“Kami sama – sama di sawah tanam padi, saat hujan kami larinmau berteduh ke pondok namun korban lari duluan, ketika itu terlihat korban sudah terjatuh saat disambar petir,” ungkapnya kepada wartawan, kamis 23/02/23 siang.

BACA JUGA :  Kabid LPTQ DSI Aceh Selatan Sukses Bawa 12 Finalis MTQ Ke XXXVI Tingkat Propinsi Aceh.

Ketika itu lanjut Maria, dirinya langsung berteriak untuk meminta tolong kepada teman kerja yang lainnya. Untungnya, ketika itu anak – anak yang membawa traktor yang sedang membalik sawah langsung bergegas datang membantunya.

“Mereka datang membawah korban ke klinik terdekat, tapi tiba di klinik nyawa korban tidak tertolong lagi alias meninggal dunia.” jelasnya.

Atas kesigapan, pemerintah desa Leontolu langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kecamatan untuk diteruskan ke dinas Sosial Kabupaten. Pasalnya, saat ini korban tinggal bersama dua orang anaknya yang masih kecil.

Diketahui, saat ini korban memiliki 5 (lima) orang anak, dan suami korban saat ini sedang berada di luar provinsi alias merantau ke Malaysia. Sementara, ke-tiga orang anak juga merantau.

BACA JUGA :  Link Twibbonize Anniversary K3 Media Online Cyberjatim.id, Rujukan Berita

Sekretaris desa Leontolu, kecamatan Raimanuk, kabupaten Belu, Dionisius Manehat menjelaskan bahwa, saat ini pemerintah desa sudah melaporkan kejadian tersebut ke camat Raimanuk, dan perintah yang diperoleh adalah segera melaporkan kejadian naas ini ke dinas terkait.

“Laporan dari masyarakat, kita langsung melaporkan secara lisan lewat telpon kepada Bapak Camat sehingga kita di intruksikan untuk membuat laporan resmi ke dinas sosial dengan BPBD kabupaten Belu,”

Selain lanjutnya, dari informasi yang diterima pihaknya bahwa camat Raimanuk, Hironimus Mau Luma sudah menyampaikan secara lisan ke Dinas terkait (Dinas Sosial) kabupaten Belu. Namun secara kedinasan, pemerintah desa Leontolu tetap menyampaikan secara tertulis.

“Akan kita kirim surat tertulis juga supaya resmi, tetapi kita sampaikan secara via telpon dan wa agar mereka ( dinsos) tau kejadian awalnya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kepala Desa Leowalu Keluarkan Surat SP III Untuk Kaur Keuangan, Gegara Hal ini, Yuk Simak Seterusnya 

Pada kesempatan yang berbeda, camat Raimanuk, Hironimus Mau Luma, saat di hubungi by phone menyatakan, pihaknya telah menerima informasi bahwa ada kejadian tragis di desa Leontolu. Menindak lanjut informasi dari warga dan aparat desa Leontolu, atas peristiwa itu, pihaknya sudah menyampaikan dan menjelaskan kepada Dinas terkait (Dinsos).

“Saya sudah mendapat laporan sehingga saya instruksikan ke pemerintah desa untuk segera melakukan laporan secara resmi ke dinas sosial. Tetapi secara lisa sudah saya sampaikan ke dinas terkait.” tuturnya.

“Ibu plt kadis sosial bisa tanggulangi yang bisa, minimal membantu pemakaman dsb,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *