SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Sembari Amankan Kegiatan Per-Peran di Pamekasan, Polisi Lakukan Penempelan Stiker Bebas Covid-19 pada Kendaraan

Pamekasan || Uber Jatim News

Polres Pamekasan bersama TNI dan Instansi terkait lainnya melakukan pengamanan kegiatan masyarakat dimasa paska hari raya Idul Fitri 1442H.

Salah satunya adalah tradisi per-peran yang kerapkali dijumpai pada lebaran ketupat di perbatasan Pamekasan-Sampang tepatnya di Desa Bandaran dan Desa Tanjung.

Tim Polres Pamekasan, Madura Jawa Timur, sekaligus lakukan penyekatan lebaran diperbatasan Pamekasan-Sampang dan tempel Stiker Bebas Covid-19 Jawa Timur.

BACA JUGA :  Keren ! Resepsi Pernikahan Ditengah Kuburan, Lengkap Dengan Orkes Dangdut

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubag Humas Polres AKP Nining Dyah Ps menjelaskan, dalam pengamanan tersebut petugas juga melakukan penyekatan dan penempelan Stiker Bebas Covid-19 Jawa Timur.

“Terutama pada kendaraan yang melintas di Jalan Raya Bandaran tepatnya di perbatasan Kab. Pamekasan – Kab. Sampang,” ujarnya pada media, Jumat (21/05/2021).

BACA JUGA :  Sinergi TNI–Polri di Pademawu, Komsos Warga untuk Jaga Kamtibmas Pasca Idul Fitri

Selain itu, petugas juga melakukan sosialisasi berlalu lintas yang baik dan benar. Tidak hanya itu petugas juga tetap melakukan imbauan protokol Kesehatan (prokes) kepada masyarakat sekitar serta kepada para pengendara yang melintas.

“Tetap lakukan 5M Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas. Selain itu, 5 M dilakukan untuk membantu mencegah penularan dan penyebaran virus corona di masyarakat,” tandasnya.

BACA JUGA :  Tradisi Pedang Pora Warnai Wisuda Purna Bhakti Personil Polres Aceh Selatan.

Diharapkan pada masyarakat yang sedang merayakan tradisi khas lebaran ketupat itu, tetap menjaga ketertiban dan mengutamakan keselamatan berlalulintas para pengguna jalan lainnya. Mengingat disaat seperti itu, kegiatan seringkali memakan badan jalan dan menimbulkan kerumunan pemuda yang mengikuti hiburan rakyat rutin tersebut. (Chan/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *