SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Masih Dibulan Januari 2023, Gelombang Aksi Demonstrasi di Kabupaten Pamekasan Semakin Marak

Ilustrasi.red

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Gelombang aksi di Kabupaten Pamekasan mengawali tahun 2023 semakin menjadi,  sejak bulan Januari 2023 terhitung sekitar sudah empat aksi besar siap menjadi catatan sejarah, di Bumi Gerbang Salam.

Pertama aksi dari Gerakan Umat Islam Pamekasan ( GUIP ) yang diikuti oleh ribuan massa menuntut Polres Pamekasan agar segera menangkap pelaku yang diduga menganut aliran sesat di Desa Sotaber Pasean Pamekasan.

Aksi kedua masih, kembali diikuti oleh ribuan massa yang terjadi usai viralnya pernyataan Ustad Yasir saat menjadi khutbah di Masjid Usman Bin Affan, pernyataan yang membuat kaum Aswaja geram terkait dengan perayaan Maulid Nabi yang menurutnya perayaan tersebut bukan bersumber dari Nabi Muhammad SAW dan bahkan lebih parahnya lagi Yasir diduga sudah memfitnah guru besar NU yakni KH. Hasyim Asyari.

BACA JUGA :  Cek Keaslian Pita Cukai, Waspada Peredaran Rokok Ilegal

Tidak hanya itu saja Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Pamekasan memerintahkan Pimpinan Cabang Ansor untuk membawa hal tersebut ke ranah hukum atau melaporkan Ustad Yasir sebagai terduga.

Menurut informasi yang beredar Komunitas Aswaja Pamekasan akan kembali melakukan aksi ke Mapolres Pamekasan pada Senin tanggal 30 Januari 2023 ( Besok ).

Aksi ketiga yang juga akan digelar besok muncul dari Front Massa Aksi ( FAMAS ) dibawah komando Abdussalam Marhaen, aksi yang akan digelar oleh Alumni PMII tersebut terkait dengan adanya Road Show Gebyar Batik yang diduga ada penyelewengan anggaran yang sengaja dilakukan oleh pihak penyelenggara yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag ) Kabupaten Pamekasan, aksi akan digelar didepan kantor Disperindag dan lanjut ke Mapolres Pamekasan, pada hari Senin 30 Januari 2023 Pukul 10.00 Wib.

BACA JUGA :  WADUH KEMANA INI DINAS KEBERSIHAN DILANGKAT, SAMPAH BANYAK BERSERAKAN DAN BERTUMPUK DIPINGGIR JALAN....???Sampah Berserakan “Buat Malu” Langkat Terkesan Tidak Punya TPA Sampah

Aksi ke empat masih dibulan yang sama nampaknya juga akan digelar oleh Aliansi santri dibawah pimpinan Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar ( FKMSB ) dan Dema Stai Duba serta Ikatan Keluarga Tahfidz Alumni Banyuanyar ( IKTAB ).

BACA JUGA :  Hari Ini Pengurus KONI Kabupaten Aceh Selatan Masa Bakti 2023-2027 Dilantik.

Aksi yang dipimpin oleh tiga komponen Mahasiswa Santri tersebut terkait beredarnya video pembakaran Al Quran yang dilakuka oleh Politisi anti Imigran, yang bernama Rasmus Paludan, hal tersebut mengacu pada UU nomor 14 tahun 2008, tentang informasi keterbukaan publik dan UU nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Aksi tersebut akan digelar di depan kantor DPRD Pamekasan, start monumen Arek Lancor pada Senin tanggal 30 Januari 2023 pukul 09.00 Wib.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *