Baru Dikerjakan Aspal Sudah Rusak, Pj. Kades Tanjung : Kerusakannya Hanya 30 Sampai 50 Centi Meter
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Pekerjaan jalas aspal dengan anggaran Rp. 92.000.000, volume 500 meter lebar 2,5 di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan disoal warga. Minggu ( 5/6/22 )
Pasalnya pekerjaan proyek pengaspalan yang diduga bersumber dari Dana Desa dinilai asal jadi, sehingga aspal yang selesai dikerjakan kondisinya sudah rusak.
Pj. Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, dikutip dari suaraprakei.com, membenarkan adanya proyek Insfratruktur di Desanya yang baru selesai dikerjakan sudah rusak.
“Ia benar, tapi itu kerusakannya hanya sekitar 30 centimeter hingga 50 centimeter,” Jakfar
Faktor rusaknya jalan yang baru dikerjakan tersebut menurut Jakfar, karena tidak dirandem terlebih dahulu.
“Itu memang tidak dirandem dikarenakan nanti akan ada pekerjaan proyek pelengsengan dari pokmas (kelompok masyarakat),” terangnya.
Namun hal itu mendapat sorotan dari MR. salah satu warga setempat, yang menilai pengerjaan aspal tersebut sangat janggal.
Menurut MR, soal pekerjaan tersebut memang perlu di audit oleh pihak penegak hukum. Karena sudah jelas permainannya, belum lagi persoalan proyek dana hibah.
“Jangan-jangan memang sengaja dipermainkan seperti itu untuk meraup keuntungan,” katanya kepada media.
Menurut MR, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadukan kasus proyek tersebut kepada pihak yang berwajib, agar segera di proses.
MR, menduga adanya permainan anggaran, karena menurutnya, jika anggaran tersebut dikerjakan maksimal, tidak akan terjadi kerusakan seperti yang terjadi saat ini.
Lut





