Pilkades Serentak Minta Segera Dimulai, Massa Aksi Bertahan Depan Kantor Bupati
Pamekasan, Cyberjatim,- Buntut aksi dari Aliansi Masyarakat Pamekasan Menggungat terkait tuntutannya masalah Pilkades serentak di Kabupaten Pamekasan bertahan sampai saat ini.
Selain dilakukannya penyegelan terhadap tiga pintu utama diantaranya pintu masuk dan keluar Pendopo Ronggo Sukowati dan pintu masuk kantor pemerintah daerah jalan kabupaten, Bugih, Pamekasan. 09/12/21

Informasi yang dihimpun oleh tim investigasi cyberjatim.id, massa aksi akan tetap bertahan sebelum Bupati Pamekasan berkenan menemui massa aksi dan mengabulkan empat tuntutan yang dibawa oleh AMP Menggugat diantaranya
1. Bupati Pamekasan wajib menerbitkan Perbub pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Pamekasan.
2. Bupati segera gelar pilkades di awal tahun 2022
3. Tolak PLT kades di 74 desa se Kabupaten Pamekasan
4. Membuka data realisasi dana pilkades sebesar 14 M tahun 2021.
Selain bertahan didepan kantor Bupati Pamekasan, Massa aksi dari setiap koordinator juga akan melanjutkan masalah tersebut pada Kementrian Dalam Negeri ( Kemendagri ) dengan membawa surat pernyataan yang ditanda tangani oleh perwakilan 32 desa yang hadir dalam aksi.
Sementara di depan kantor DPRD Pamekasan juga bertahan massa aksi dari Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) yang berbeda, kurang lebih sudah satu minggu.
Red





