SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Harmoni Ramadan, Majelis Shalawat Tangga Seribu Santuni Anak Yatim dan Duafa di Pamekasan

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID – Majelis Shalawat Tangga Seribu menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Acara tersebut berlangsung di Jalan Basar, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Senin (16/3/2026).

Ribuan jamaah terlihat memadati lokasi kegiatan. Nuansa Ramadan terasa begitu khusyuk dengan lantunan shalawat dan dzikir yang menggema dalam kegiatan bertema Harmoni Ramadan. Suasana religius menyelimuti rangkaian acara hingga waktu berbuka puasa tiba.

BACA JUGA :  MIRIS! Beredar Surat Putus Kontrak Proyek Rp2,7 Triliun Bikin Geger

Pada kesempatan itu, panitia juga menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Bantuan tersebut berasal dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka serta tambahan santunan dari Ketua Majelis Shalawat Tangga Seribu.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto, Sekretaris Daerah Pamekasan Taufikurrachman, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

BACA JUGA :  Gelaran Audensi Dewan - Dengar Pendapat ' Kecam Lembaga: AMCM Tuntut Janji Tranparansi Data Akurat

Pimpinan Majelis Shalawat Tangga Seribu, Andi Ali Syahbana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan.

“Majelis Shalawat Tangga Seribu lahir dari semangat kebersamaan. Kami ingin shalawat tidak hanya menjadi lantunan semata, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak yatim dan kaum duafa,” ujarnya saat sambutan.

BACA JUGA :  PDI-P Jadi Partai Primadona Setelah Aktivis Kondang Hijrah ke Partai Politik 

Ia menambahkan, Majelis Shalawat Tangga Seribu berkomitmen menjadi wadah terbuka bagi seluruh elemen masyarakat serta terus menghadirkan kegiatan keagamaan dan sosial yang menyejukkan dan mempererat persaudaraan.

“Semoga Tangga Seribu tetap eksis, istiqamah, dan menjadi perekat kerukunan umat di Pamekasan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *