Kolaborasi Budaya, UMKM, dan Wahana Hiburan: Pragaan Fair 2025 jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
SUMENEP, CYBERJATIM.ID,- Pekan Raya Pragaan Fair 2025 resmi dibuka pada Sabtu, 26/07/2025, di Lapangan Desa Pakamban Laok, Kec. Pragaan, Kab. Sumenep oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), yang hadir mewakili Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, (29/07/2025).
Kalender Event Kab. Sumenep yang berlangsung menjadi ajang sinergi antara pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan hiburan edukatif. Penampilan musik tong-tong serek dan daul menjadi magnet utama yang menambah semarak suasana, sekaligus memperkenalkan kesenian khas Sumenep kepada masyarakat luas.

Beragam wahana permainan juga tersedia untuk menghibur pengunjung, mulai dari kincir, columbus (kapal gelombang), rumah balon, kereta putar, trampolin, anting putar, hingga kuda putar. Kehadiran wahana ini disambut antusias oleh pengunjung dari berbagai usia.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Pakamban Laok, Ach. Subairi Karim, menilai bahwa keberadaan wahana permainan dan stand UMKM dalam satu arena adalah kombinasi yang saling menguatkan. “UMKM itu menggerakkan ekonomi lokal, sementara wahana permainan anak dan dewasa membantu mengurangi stres. Dua-duanya saling mendukung. Wahana bukan sekadar hiburan, tapi juga mendukung perkembangan fisik, kognitif, sosial, emosional, dan kreativitas. Ini penting bagi anak-anak dan juga orang dewasa,” ujar Zubairi kepada wartawan Cyberjatim.

Sementara itu, pelaku UMKM dari 14 desa di Kecamatan Pragaan memanfaatkan stand-stand yang disediakan oleh pemerintah desa masing-masing untuk memamerkan produk unggulan. Mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal, semua dipasarkan dalam rangka mendorong perekonomian berbasis desa.
Dalam sambutannya, Anwar Syahroni Yusuf selaku DPMD menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pragaan Fair 2025 yang telah masuk dalam kalender event Kabupaten Sumenep. Menurutnya, acara ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.





