SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Ringankan Beban Balita Penderita Hidrosipalus dan Jantung Bocor, Bani Insan Peduli Bantu Biaya Pengobatan Rp.10 Juta.

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Setelah membantu meringankan biaya pengobatan Anindita penderita tumor pembuluh darah besar, Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) Pamekasan kembali membantu balita umur 5 tahun penderita Hidrosipalus dan jantung bocor. Sabtu (17/5/2025)

Akhmad Fakhruddin Attar Al Khabir balita umur 5 tahun, warga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Pamekasan menderita penyakit hidrosipalus sejak lahir.

Tidak hanya itu, Attar juga mengalami kebocoran pada jantung, sesuai dengan hasil diagnosa dokter, sehingga harus rutin menjalani pengobatan dan terpahy ke RS. Soetomo, Surabaya.

BACA JUGA :  Dinas PUPR Pematang Siantar Terima 116 Aduan Hingga April 2023, 100 Selesai Sisa 16

Namun, pengobatan yang hanya berjalan tiga bulan dan pengobatan jantung bocor selama enam kali, akhirnya dihentikan karena keterbatasan biaya dan terkendala BPJS.

Balita yang lahir dari suami istri petani tersebut, tidak bisa berjalan normal dan semakin kurus. Bahkan sering megalami sesak nafas.

Melihat dan mendengarkan kondisi Attar, Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) Pamekasan memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp.10 juta untuk meringankan biaya pengobatan.

BACA JUGA :  Pj. Bupati Aceh Selatan Launching Podcast Kito Sahabat Zakat Baitul Mal Aceh Selatan.

“Ini hanya titipan dan amanah yang wajib saya sampaikan, semoga ini bisa meringankan biaya pengobatan adik Attar, semoga lekas sembuh dan kelak menjadi anak yang sholeh. Ini Insya Allah akan bertahap nanti kami akan berkordinasi dengan relawannya”. Tegas utusan Bani Insan Peduli

BACA JUGA :  Polda Maluku Gelar Lat Pra Ops Salawaku 2023

Orang tua Attar, Sri Wahyuni Ningsih mengucapkan banyak terima kasih kepada Bani Insan Peduli yang sudah dengan ikhlas membantu meringankan biaya pengobatan untuk kesembuhan putera sulungnya.

“Terima kasih banyak mas, saya tidak bisa membalas kebaikan ini, semoga Allah yang membalasnya dan sampaikan salam saya, kalau saya ingin bertemu dan mengucapkan terima kasih secara langsung (Madura.red)”. Ucap Sri sambil menangis haru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *