Paslon Kharisma Berkunjung ke Pasar Batik, Pa’ong : Banyak Produksi Batik Tapi Pembelinya Tidak Ada.
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Calon Bupati Pamekasan KH Kholiurrahman bersama sejumlah relawan KHARISMA kembali berkunjung ke Pasar 17 Agustus, Jl Pintu Gerbang, Bugih. Kamis ( 26/9/24 )
Calon Bupati yang juga mantan Bupati Pamekasan periode 2008 – 2023 ke Pasar Tradisional berlangsung singkat, pihaknya hanya ingin memastikan perkembangan penjualan batik kepada para pedagang, serta untuk mendengarkan keluh kesah pedangan, yang mana dalam kepemimpinannya Khalilurrahman dinilai konsisten mengawal perkembangan batik lokal Pamekasan.
Menurut pedagang batik, masa kepemimpinan Khalilurrahman beberapa tahun silam, ketika menjabat Bupati Pamekasan, kondisi batik Pamekasan penjualannya meningkat.
Karena semasa ia menjabat pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA bahkan hingga perguruan tinggi serta PNS diwajibkan menggunakan batik lokal Pamekasan.
Bahkan sampai saat ini, masih tercatat dalam sejarah muri yang tertuang pada nomor 01873, Rekoris Bupati Pamekasan ( Drs. Kholilurrahman, S.Hi ) dan asosiasi batik dan bordir (ABB) Pamekasan, pada tanggal 24 Juni 2009.
Dalam rangka mengangkat martabat batik dan melengkapi wajah Pamekasan yang berhias batik, dibuat batik tulis pada kain sepanjang 1.530 meter oleh 600 pembatik. Penyerahan Piagam MURI di Pamekasan pada 24 Juni 2009.
Sampai saat ini, batik terpanjang tersebut juga disimpan dimusium Mandilaras Pamekasan, yang terletak di jalan Cokroatmojo, berdekatan dengan Monumen arek Lancor.
Pa’ong sapaan akrabnya warga Banyumas, Desa Klampar Pamekasan menyampaikan bahwa, ia berharap siapapun yang menjadi pemimpin nantinya, bisa kembali mengembalikan kejayaan Batik di Pamekasan.
” Harapan saya, siapapun yang menjadi pemimpin nantinya, bagaimana batik kedepannya semakin berkembang dan semakin maju, tidak seperti sekarang, khususnya batik tulis Pamekasan, baik dikalangan offline maupun online, soalnya sekarang banyak yang memproduksi batik tapi belum ada pembelinya “. Singkat Pa’ong.





