SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Merenung Sejenak 10 April Senin Dalam Oktaf Paskah

M@u

 

CYBERJATIM.ID – Bangkitlah Petrus berdiri bersama ke sebelas rasul..berkata kepada orang banyak. Hai kamu orang Yahudi..ketahuilah dan camkanlah perkataan ini..Yesus dari Nasareth..telah kamu kamu salibkan dan kamu bunuh dengan tangan bangsa bangsa durhaka. Tetapi Allah membangkitkan Dia.. Aku boleh berkata tentang Daud..Allah telah berjanji kepadanya..akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud.. diatas takhtanya..Yesus ini yang dibangkit kan Allah, dan tentang hal ini kami semua adalah saksi. (Kis 2:14.22-32)

Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kananMu ada nikmat senantiasa. (Mzm 16:11)

Perempuan perempuan pergi dari kubur, di liputi rasa takut dan sukacita yang besar. Mereka berlari cepat cepat..memberitahukan kepada para murid..Yesus telah bangkit. Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata, “Salam bagimu.” Mereka mendekatiNya, memeluk kaki-Nya, dan menyembahNya. Kata Yesus.. “Jangan takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudaraKu, supaya mereka pergi ke Galilea, dan disanalah mereka akan melihat Aku..”
(Mat 28:8-15)

BACA JUGA :  Pangan Berkelanjutan (LP2B), Menjadi Syarat Pengalokasian DAK Fisik Bidang Pertania

Melihat kubur kosong, para perempuan hatinya diliputi rasa takut, kalau jenazah Yesus diambil orang, tetapi ketika Yesus menampakkan diri dan memberi salam, hatinya dipenuhi sukacita. Yesus berkata kepada mereka, Jangan takut! Pergi dan katakan kepada para murid, supaya pergi ke Galilea untuk melihat Dia. Setelah berjumpa Yesus, para rasul juga dengan berani mewartakan Yesus yang telah bangkit kepada orang Yahudi, termasuk yang mendukung dan terlibat pembunuhan Yesus.

Saudara/i ku, para perempuan yang sebelumnya diliputi rasa takut, hatinya dipenuhi sukacita yang besar, setelah melihat Yesus telah bangkit. *Mereka bersemangat dan berani mewartakan Tuhan yang telah bangkit. Mereka berlari untuk memberitahu para murid bahwa Yesus telah bangkit*.

BACA JUGA :  Heboh, Oknum Kepala Desa Tilep Dana Bumdes Ditangkap Polisi, Ini Penjelasannya

Apalagi setelah Yesus hadir menemui, menyapa mereka dan meminta supaya, *”Jangan takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan disanalah mereka akan melihat Aku.”* Mereka bertambah percaya diri dan berani menerima tugas yang dipercayakan Yesus kepada mereka.

*Perjumpaan dan sapaan Yesus kepada mereka merupakan anugerah iman yang sangat besar, menguatkan hati mereka untuk bebas dari rasa ketakutan dan mengubah cara hidup mereka.* _Sehingga mereka tidak takut memberitahukan kebangkitan Yesus kepada para murid._ Walaupun
para kaum tua tua dan para imam menyebarkan kabar bohong melalui para penjaga makam.

_*Seperti para perempuan dengan semangat dan berani mewartakan kabar gembira kepada para murid, dan para murid juga bersemangat dan berani mewartakan kebangkitan Yesus setelah mengetahui bahwa Ia sungguh bangkit, maka kita pun diajak oleh Yesus untuk semangat dan berani mewartakan kabar kebangkitan-Nya.* Kepada keluarga, komunitas dan orang-orang disekitar kita. Karena dalam kebangkitan Yesus, Allah telah menunjukkan cinta-Nya kepada kita dan memperbaharuhi hidup iman kita._

BACA JUGA :  Pemadaman Secara Bergilir Area Madura, Dalam Jangka 5 Hari Kedepan

_*Marilah dalam rutinitas pekerjaan sehari hari, kita ikut mewartakan Yesus yang telah bangkit, baik di dalam keluarga, komunitas, tempat bekerja dan orang orang disekitar kita berada.* Sehingga mereka semua beroleh sukacita dan kegembiraan dalam hidupnya. Itulah yang dimaksudkan oleh Yesus, berjumpa di Galilea Galilea jaman sekarang ini._

_Ya Allah jagalah kami, sebab kepadaMu, kami berlindung. Jauhkanlah kami dari rasa takut, sehingga berani mewartakan Kristus yang telah bangkit dari alam maut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *