SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Merenung Sejenak 14 Maret Selasa Pekan Prapaskah III 

M@u

 

ATAMBUA, CYBERJATIM. ID – Tatkala di campakkan dalam tanur api, Azarya berdiri dan berdoa. Ia membuka mulut di tengah tengah api itu, katanya, Demi nama-Mu ya Tuhan, janganlah kami Kau totak selamanya..Jangan Kautarik kembali dari pada kami belas Kasihan-Mu..semoga kami diterima baik, karena jiwa yang remuk redam dan roh yang rendah.. Sebab tidak dikecewa- kanlah mereka yang percaya kepada-Mu. Kini kami mengikuti Engkau.. Janganlah kami Kau permalukan, tetapi perlakukanlah kami sesuai dengan kemurahan-Mu dan menurut besarnya belas kasihan-Mu..nyatakanlah kemuliaan nama-Mu ya Tuhan.

(TDan 3:25.34-43)

 

Beri tahukanlah jalan jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah lorong lorong-Mu kepadaku.

(Mzm 25:4b)

 

Petrus datang kepada Yesus dan berkata, “Tuhan, sampai berapa kalikah aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadapku? Sampai 7 kalikah?” Yesus berkata kepadanya, “Bukan! Aku berkata..Bukan 7 kali, melainkan sampai 70 kali 7 kali..Bukankah engkau harus mengasihi kawanmu seperti Aku telah mengasihi kamu?..Bapa-Ku yang di surga akan berbuat terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni seudaramu dengan segenap hatimu. (Mat 18:21-35)

BACA JUGA :  Terkait Penemuan Sumur Minyak, Permahi Aceh Desak Pemerintah Aceh dan Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) Tuntaskan Kemiskinan

 

Dari dalam tanur api, Azarya berdoa kepada Tuhan, agar menerima jiwa dan raganya yang remuk redam dan menyatakan kemuliaan nama-Nya. Maka ketika Petrus, bertanya sampai berapa kali dia harus mengampuni kesalahan sesamamya, Yesus mengajarkan , bukan hanya 7 kali saja, tetapi sampai 70 kali 7 kali. Hendaknya mereka saling mengasihi seperti Dia telah mengasihi. Karena Bapa yang di surga tidak akan mengampuni kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hati.

 

Saudara/i ku, *”Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”* Dengan perkataan diatas, _Yesus mengajak kita, supaya saling mengampuni satu dengan lainnya dengan segenap hati, tidak terhingga, terus menerus, bahkan tanpa batas_.

BACA JUGA :  WNA Asal Banglades Diamankan Petugas Imigrasi Klas II Non TPI Pamekasan, MAH Pura - Pura Tuli

 

*Mengampuni atau memaafkan tanpa batas, sesama yang bersalah kepada kita, memanglah tidak mudah dan melelahkan*. Tetapi mau tidak mau, kita harus saling mengampuni satu dengan lainnya terus menerus tanpa henti.

 

*Karena mengampuni atau memaafkan tanpa henti adalah ajakan Yesus kepada kita.* Satu satunya cara agar kita bisa mengampuni tanpa batas, adalah memohon pertolongan dari Tuhan dengan rendah hati dan kekuatan iman kita.

 

_*Percayalah selama kita berada dijalan Tuhan, Dia akan memberi kepada kita kemampuan untuk mengampuni dengan tulus, dan dengan terus menerus akan memberi kemurahan hati kepada kita, untuk tidak marah dan dendam kepada sesama*._

 

*Karena pengampunan merupakan bagian dari kasih Allah*. Dan dengan saling mengampuni damai sejahtera, sukacita dan kegembiraan akan tumbuh subur di muka bumi.

BACA JUGA :  Dalam Rangka Hari Lalu Lintas Ke 68, Kasat Lantas Polres Aceh Selatan Salurkan Bansos Untuk Masyarakat.

 

_*Kecuali itu, kasih Allah mengajak kita semua untuk bertobat supaya beroleh keselamatan.* Karena Allah kita sungguh baik hati dan sangat mencintai setiap orang_. *Menghendaki kita semua saling menyayangi, mencintai dan bekerja sama satu dengan yang lainnya.*

 

_*Marilah memohon kepada Tuhan dengan rendah hati dengan sikap taat kepada kehendak-Nya, agar diberi kemampuan untuk dengan tak jemu jemunya, mengampuni kesalahan keluarga dan sesama kita. Seperti yang dilakukan oleh Azarya, ketika di dalam perapian yang menyala-nyala*._

 

_Ya Tuhan, ingatlah segala rahmat dan kasih setiaMu. Bawalah berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah kami, agar menjadi pribadi yang mampu dan rela mengampuni keluarga dan sesama._ Amin

Selamat Beraktivitas.

Tuhan Yesus Memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *