SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Wamira Mart Tidak Sepenuhnya Menjual Product WUB, Muttaqin : Itu Nanti Ranahnya Pengelola Mas

Wamira Mart Sebelah Timur Pasar Keppo Kecamatan Larangan Pamekasan

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Nampaknya cita – cita Bupati Pamekasan untuk memasarkan product lokal Wirausaha Baru ( WUB ) Pamekasan melalui Wamira Mart tidak berjalan mulus.

 

Melihat bangunan Wamira Mart hingga kini bahkan hampir dua tahun lebih tidak beroperasi dengan baik.

 

Seperti halnya bangunan Wamira Mart yang di sebelah timur pasar Keppo, Kecamatan Larangan hingga saat ini nampaknya belum beroperasi, tidak hanya itu setelah tim menelurusi beberapa bangunan Wamira Mart yang lain selain berbentuk toko juga ada yang dipergunakan sebagai rumah makan atau warung minuman.

BACA JUGA :  Lemahnya Penindakan, Booth Countiner dan Pik Up Buah Semakin Menjamur di Kabupaten Pamekasan

 

Padahal harapan Bupati Pamekasan dengan adanya Wamira Mart mampu mempromosikan product lokal hasil WUB Kabupaten Pamekasan.

 

Kenapa demikian, Wamira Mart yang sudah mulai tersebar luas dipelosok desa di Kabupaten Pamekasan, belum sepenuhnya terisi product lokal melainkan juga terisi product luar, hingga besar dugaan Wamira Mart hanya untuk buang – buang anggaran saja, karena fasilitas dari neon box, komputer dan rak disediakan oleh Pemerintah daerah Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  Respons Partai Demokrat Terrhadap Pernyataan Presiden Joko Widodo Tentang Pertemuan Presiden Dengan Partai Demokrat.

 

Muttaqin Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah setelah di konfirmasi oleh Tim cyberjatim mengatakan bahwa hal tersebut akan menjadi ranah pengelola.

 

” Itu nanti ranahnya pengelola mas ” Singkat Muttaqin mantan Camat Tlanakan Pamekasan.

BACA JUGA :  Selain Beri Sembako dan Uang Tunai, H. Her Juga Borong Sepeda Listrik di Stand Pamekasan Expo 2025

 

Setelah di tanya terkait yang boleh tidaknya diisi produk non WUB setelah terpajang neon box wamira pihaknya belum memberikan jawaban.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *