SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Aktivis Senior Sarjana Ilmu Politik Kabupaten Pamekasan Demo Kantor DPRD, Ada Apa ?

Aktivis senior Samhari, S.Ip Gelar aksi didepan Kantor DPRD Pamekasan

PAMEKASAN, Cyberjatim.id,- Ketika aktivis senior turun jalan, kini saatnya negara Indonesia khususnya Kabupaten Pamekasan sedang tidak baik – baik saja.

 

Kehadiran aktivis yang bergelar Sarjana Ilmu Politik ( SIP ) kini hadir untuk menyoroti persoalan LBC DPRD Pamekasan.

 

Megingat DPRD sebagai Legislasi, Budgeting dan Controling dinilai kurang pro aktiv dalam menjalankan fungsi pokoknya, selain juga ditopang oleh beberapa stimulus yang cukup besar dalam merangsang kinerja perwakilan rakyat seperti halnya tunjangan yang fantastis meliputi jabatan.

BACA JUGA :  Ibrahim Effendi Siregar Terpilih Menjadi Ketua IWO INDONESIA DPD Deli Serdang Periode 2023 - 2028

 

Yang diantaranya kesehatan, perumahan, kunjungan kerja dan lain sebagainya.

 

Bergerak dengan mengibarkan Ide@ ( Indonesian Analysis Politic and Policy ) dimulai dari pukul 10.00 wib menuju kantor DPRD Kabupaten Panekasan. Rabu 13 April 2022

 

Aktivis senior Samhari S.Ip selaku ketua umum cabang Ide@ Kabupaten Pamekasan, untuk mempertanyakan efektivitas kinerja dari DPRD Kabupaten Pamekasan, tapi pihak DPRD tidak satupun keluar menemui massa aksi.

BACA JUGA :  Rantau Binuang Klaim Lokasi Pembangunan RS Pratama, Dasril: Itu Wilayah Kedai Runding

 

Aktivis senior mendesak kepolisian untuk tetap masuk melakukan sweeping kedalam kantor DPRD Pamekasan, karena massa aksi menganggap ada kejanggalan karena semua DPRD tidak satupun ada di kantornya.

 

 

“Kami kesini hanya dalam rangka menyoal serta evaluasi kinerja dari pada legislatif sebagai perwakilan rakyat mengingat harga sembako naik, BBM naik dan ppn juga naik” Tegas Samhari

BACA JUGA :  Ada Apa ini? Dispora Sumut Diduga  Berusaha Hilangkan Bukti Pematangan Lahan Sport Centre Rp16.4 M 

 

Disisi lain Samhari juga menuntut agar DPRD bekerja secara profesional, untuk kepentingan rakyat bukan hanya kepentingan pribadi dan golongan yang diutamakan.

 

 

” Jadi kami tegaskan agar dewan perwakilan rakyat yang terhormat agar betul betul bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan golongan atau kelompok. Tegas nya sambil membubarkan diri dengan tertip.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *