SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Prodi Baru Jadi Langkah STISA Pamekasan Perkuat Pendidikan di Madura

 

PAMEKASAN – Pengembangan program studi baru menjadi salah satu langkah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah As-Salafiyah (STISA) dalam memperkuat peran pendidikan tinggi di Madura Khususnya Kabupaten Pamekasan.

Upaya tersebut dilakukan melalui pembukaan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang telah memperoleh izin resmi penyelenggaraan.

Kehadiran program baru juga diharapkan mampu mendukung perkembangan Kampus STISA dalam mengabdi pada bangsa dan negara.

Waka I STISA, Mohammad Basri Qohir mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan kampus dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia daerah. Menurutnya, pendidikan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

BACA JUGA :  Pelatihan Pengenalan Komputer bagi Disabilitas SLB A-C Darma Wanita Sidoarjo

“Penambahan program studi itu bagian dari pengembangan kelembagaan artinya institusi seperti perguruan tinggi tidak mungkin stagnan hanya ada prodi sesuai dengan izin operasional pertama,” terangnya.

Pihaknya menambahkan, kampus STISA tidak semena-mena mengambil langkah untuk menjalankan Prodi baru tersebut namun berdasarkan survei dari sebelumnya.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Laksanakan Patroli Skala Besar PPKM Darurat Guna Pendisiplinan Masyarakat

“Tantangan kita mengajukan perodi baru ini adalah mental, tapi kita mempunyai keyakinan bahwa prodi baru ini akan berdaya saing dan mampu berkompetisi iptek kita,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, proses pengajuan program telah dipersiapkan sejak tahun lalu. Persiapan dilakukan melalui sejumlah tahapan untuk memastikan kesiapan akademik dan administrasi kampus.

“Alhamdulillah Program Studi PGMI ini pada tanggal 14 kami menerima SK operasionalnya di Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah dari kementerian agama RI” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pasiter Kodim 0107/Asel Pimpin Upacara Bendera Di MTSN 3 Aceh Selatan

Basri berharap semakin banyak generasi muda memperoleh akses pendidikan tinggi di daerah sendiri. Kampus juga berkomitmen terus menghadirkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

“Pesan saya kepada mahasiswa dan calon mahasiswa jangan hanya menopang nama Besar perguruan tinggi Besarkanlah nama perguruan tinggi itu, maka karir itu akan muncul disana,” tukasnya. (*/Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *