PIJP Usung Tema Perang Medsos Jelang Pemilu 2024, Ini Alasannya Diletakkan di Yogyakarta.
YOGYAKARTA, CYBERJATIM.ID,- Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan ( PIJP ) menggelar hari ulang tahun ( HUT ) ke 11 sekaligus Rapat Kerja ( Raker ) dengan tema “Perang Medsos, Menjelang Pemilu”.
Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 13 – 15 November 2023 yang diletakkan di kota Istimewa Yogyakarta.
Rangkaian acara HUT dan Raker PIJP diantaranya adalah pemotongan tumpeng dan pelepasan secara simbolis peserta raker oleh PJ Bupati Pamekasan yang diwakili oleh Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo Pamekasan.
Dalam Raker yang berlangsung selama 2 hari, pengurus PIJP menyepakati beberapa hal terkait dengan ADART , diantaranya melakukan pergeseran kepengurusan bidang – bidang, dan pengukuhan terhadap anggota baru PIJP.
Tidak hanya itu, dalam rapat tersebut seluruh anggota menyepakati beberapa aturan terkait revormasi pengurus seperti halnya pemilihan ketua, ketua umum, skretaris dan bendahara yang akan dilakukan pada tahun 2024 mendatang atau 5 tahun sekali.
Menariknya kali ini raker yang diletakkan di Hotel Musium Batik, juga dilanjutkan dengan kunjungan terhadap salah satu kampus di Yogyakarta dan beberapa wisata, guna melakukan sharing dan study banding dibidang pendidikan jurnalis dan kewisataan.
Sujak Lukman ketua umum PIJP mengatakan bahwa raker kali ini, adalah raker yang sangat spesial karena selain bisa memberikan motivasi kejurnalistikan menjelang pemilu juga bisa mendapatkan ilmu tentang pengelolaan wisata.
” Saya berharap nantinya masyarakat tidak mudah percaya dengan munculnya sebuah pemberitaan, apalagi media yang tidak jelas nara sumber dan keredaksiannya, karena biasanya menjelang pemilu sampai usai pemilu mendatang banyak berita – berita hoax yang perlu ditelaah baik – baik agar tidak terjerumus pada perpecahan “. Tuturnya
Sementara itu, ditempat yang sama Afif selaku ketua panitia Raker tahun 2023, menyampaikan bahwa Raker kali ini sengaja diletakkan di Yogyakarta, selain disana adalah tempat istimewa.
” Yogyakarta berasal dari kata Ayodhya yang berarti ” perdamaian “, jadi pas dengan tema yang kita ambil, agar menjelang pemilu seluruh masayarakat Indonesia selalu damai dan tidak mudah percaya pada berita – berita hoax, selain itu Yogyakarta juga kota istimewa pusat pemerintahan dan perekonomian dan kota yang tetap mempertahankan konsep tradisional dan budaya “. Tegasnya
Afif menambahkan, acara Raker kali ini menurutnya sukses berkat kekompakan teman – teman dan para donatur, yang juga sudah mensuport acara raker dari awal sampai selesai.
” Terima kasih buat para donatur, Mandata Tour, Bani Group, Three Five, Djava, Perusahaan Rokok 86, Kadin, dan seluruh donatur yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, tapi tidak mengurangi rasa hormat saya “. Tuturnya





