SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Kadishub DKI Jakarta Luruskan Salah Kaprah Nama JakLingko Peninggalan Anies Diubah Jadi Mikrotrans

Sistem transportasi terintegrasi di Jakarta era Anies Baswedan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta diakui dunia. Pada tahun 2021, JakLinko yang diterapkan di Jakarta terbukti menjadi kota terbaik di dunia untuk pengembangan transportasi.(foto/Swjn)

JAKARTA, CYBERJATIM.ID – Kepala Dinas Perhubungan (KAFISHUB) Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo klarifikasi sekaligus meluruskan kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai perubahan Pada nama angkutan umum transportasi DKI Jakarta,JakLingko menjadi Mikrotrans.

Pihaknya membantah isu yang mengatakan ada perubahan nama sistem transportasi terintegrasi di DKI Jakarta, warisan mantan Gubernur DKI Jakarta Anis Rasyid Baswedan yakni JakLingko menjadi Mikrotrans.

Bagi warga jakarta tidak asing lagi nama JakLingko merupakan warisan dari Gubernur Anies Baswedan yang merupakan kepanjangan dari Jak yang berarti Jakarta dan Lingko yang berarti jejaring atau integrasi.

Sedangkan Lingko diambil dari sistem persawahan tanah adat di Manggarai, Syafrin mengatakan, nama JakLingko tetap digunakan untuk menyebut jaringan sistem transportasi terintegrasi di DKI Jakarta.

Syafrin menegaskan,”Sedangkan Mikrotrans merupakan sebutan untuk salah satu moda transportasi berupa mobil angkutan perkotaan (angkot) yang terintegrasi dalam sistem JakLingko. “Mikrotrans merupakan bagian dari sistem JakLingko. Tidak benar ada penghapusan JakLingko yang digantikan dengan Mikrotrans,”Tuturnya dalam keterangannya, Kamis (27/7/2023).

BACA JUGA :  Taufiq Ismail dan D. Zawawi Imron Baca Puisi Antikorupsi

Menurutnya, sejak 2018, Mikrotrans menjadi salah satu varian armada Transjakarta yang ditransformasi Pemprov Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta agar terkoneksi dengan transportasi publik lainnya.

Mikrotrans melayani 83 rute dan membentang di sepanjang kota Jakarta.

Mikrotrans hadir agar masyarakat semakin mudah menjangkau angkutan umum dari tempat tinggal atau kantor sehingga dapat beralih menggunakan angkutan umum saat beraktivitas.

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 68 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sistem Transportasi Terpadu dan Terintegrasi, JakLingko adalah sistem terpadu yang mendukung kebijakan peningkatan penggunaan angkutan umum massal dan pembatasan kendaraan bermotor perseorangan.

Untuk meningkatkan penggunaan angkutan umum, JakLingko mengintegrasikan berbagai moda transportasi publik sekaligus.tutur Syafrin.

BACA JUGA :  Menteri Agama Gus Yaqut Bagikan Video Momen David Mengucap Syahadat

Syafrin menerangkan,”Integrasi dilakukan bersama mewujudkan konektivitas moda serta prasarana dan sarana transportasi di DKI Jakarta, termasuk Mikrotrans di dalamnya. “Sesuai Pergub No.68 Tahun 2021, pelaksanaan integrasi transportasi dilakukan pada moda MRT, LRT, layanan angkutan Transjakarta, layanan angkutan pengumpan atau feeder, layanan angkutan dan/atau pendukung lainnya sebagai pendukung sistem JakLingko.

Integrasi mudahkan mobilitas, JakLingko mewujudkan integrasi sistem operasional yang meliputi infrastruktur, layanan atau rute, data dan informasi, serta tarif dan sistem pembayaran.lanjutnya.

Syafrin menerangkan,”Integrasi tersebut dihadirkan untuk menciptakan kemudahan dan kenyamanan masyarakat dalam bermobilitas. Adapun mikrotrans sebagai angkutan pengumpan atau feeder, terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya, seperti MRT, LRT, bus Transjakarta, dan KRL. “Dengan adanya integrasi layanan moda transportasi, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan dengan mudah,” kata Syafrin.

BACA JUGA :  Demokrasi Sekolah, MTSN 1 BONE Gelar Pemilihan Ketua OSIS

Kesalahpahaman berawal soal isu perubahan nama JakLingko menjadi Mikrotrans bermula dari kritik yang disampaikan wanita bernama Hana Charistia melalui jejaring sosial video diunggah pada TikTok pribadinya.

Dikutip pada Kamis( 27/7/23) Hana mengatakan,”Hari ini ada yang baru di Jakarta. Sistem transportasi terintegrasi yang kita ketahui bernama JakLingko, hari ini diubah oleh PJ Gubernur menjadi Mikrotrans.

Hana mengatakan,”Dalam video itu, bahwa JakLingko merupakan nama yang diambil dari bahasa NTT, tepatnya di daerah Manggarai Tengah, Ruteng, Desa Cancar. “Saya sebagai putri daerah yang tinggal di Ibu Kota merasa sangat kecewa atas apa yang dilakukan oleh Pj Gubernur mengganti nama JakLingko menjadi Mikrotrans.

Hana mengatakan,”Seharusnya bapak yang menjadi Pj Gubernur melanjutkan program-program yang sudah dibuat oleh Pak Anies, bukan mengubah seenaknya seperti ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *