SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Jelang Idul Ahda Dinas Peternakan Cek Kesehatan Hewan

Cianjur, CYBERJATIM.ID – Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur bersama Satpol PP Kabupaten Cianjur, melakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban.

Selain itu, bersama Satpol PP memberikan surat himbauan kepada seluruh penjual hewan ternak sesuai dengan peraturan daerah (Perda) no 1 tahun 2019 junto no 3 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Dok: Cyberjatim.id

Bahwa setiap orang atau badan di larang berjualan di badan jalan atau tempat lain yang tidak di peruntukannya.

BACA JUGA :  Pelda Didik Dampingi Petani Terrak Tingkatkan Pertumbuhan Tanaman Jagung

Kepala DPKHP Kabupaten Cianjur Aris Haryanto mengatakan, tujuannya untuk memastikan hewan tersebut layak, dan memastikan agar kesehatan hewan terjamin.

“Kita terus jaga terus pantau kesehatannya karena ketua MUI juga menyampaikan bahwa hewan kurban adalah hewan yang sehat dan memenuhi syariat islam,” kata Aris, saat melakukan pengecekan hewan kurban di Jl. KH Abdullah Bin Nuh, Rabu 21 Juni 2023.

Aris mengatakan, pihaknya sudah membuat tim dan sudah menyiapkan tiga posko di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan di kantor DPKHP Cianjur.

BACA JUGA :  Wakapolda Jabar Pimpin Upacara Memperingati Hari Kelahiran Pancasila Tahun 2023

“Jadi kalau hewannya ada masalah apa-apa bisa langsung hubungi atau datang langsung ke Puskeswan yang sudah disiapkan,” ucapnya.

Aris menuturkan, jika hewan ternak yang berpenyakit dan cacat, tidak bisa untuk di kurbankan. Karena dalam aturan sendiri Hewan kurban ini harus dalam keadaan sehat.

“Jadi yang namanya hewan berpenyakit tidak boleh di kurbankan karena hewannya sakit dan cacat,” katanya.

BACA JUGA :  Polres Aceh Utara Ringkua Lima Pengedar Narkoba

Aeis mengatakan, agar para penjual, bisa mengikuti aturan yang sudah di tetapkan Pemerintah.

“Peraturan sudah ada, para pedagang harus tetap mengikuti aturan dan menjaga kesehatan hewan ternaknya,” katanya.

Aris mengatakan, para pedagang di persilahkan berjualan di tempat yang layak seperti di pasar hewan.

“Kami himbau semua pedagang yang di Cianjur, jangan menjual hewan kurban di trotoar atau di tempat yang tidak sesuai,” katanya. ***

Yudi Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *