SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

KENAPA BISA DICOPOT…??? Walikota Medan Bobby Nasution Telah Mencopot Seorang Dirut PUD Pembangunan Kota Medan

Foto: Walikota Medan Sumatera Utara Bobby Nasution.

Kota Medan Sumatera Utara, CYBERJATIM.ID – Wali Kota Medan Bobby Nasution telah mencopot seorang Dirut PUD Pembangunan Kota Medan, Gerald Partogi Siahaan. Belum diketahui jelas alasan pencopotan Gerald sebagai

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Arrahmaan Pane membenarkan kabar pencopotan Gerald.

“Infonya seperti itu (Gerald dicopot dari Dirut PUD Pembangunan Medan),” kata Arrahmaan Pane saat dikonfirmasi awak media ini Selasa (9/5/2023).

Belum diketahui sangat jelas sejak kapan Gerald telah dicopot dari jabatan Dirut tersebut.
Selain itu juga,alasan Bobby mencopot Gerald dari sebagai jabatan Dirut PUD Pembangunan belum diketahui.

BACA JUGA :  Dinas Kominfo Mukomuko Diduga Jadi Budak Dewan Pers

Gerald sendiri dilantik oleh Bobby sebagai Dirut PUD Pembangunan Kota Medan pada Rabu (22/9/2021) yang lalu.
Gerald dilantik bersama tiga jajaran direksi PUD Pembangunan yang lain.

Selainya melantik direksi PUD Pembangunan, Bobby juga melantik dua direksi PUD Kota Medan yang lain.
Yaitu PUD Pasar dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH).

BACA JUGA :  Eks Rumah Sakit Tak Kunjung Ditempati, Central PKL Arek Lancor Datangi Kantor Diskop- UMKM

Saat itu, Bobby meminta para direksi yang dilantik akan bertugas di tiga PUD yang dimiliki Pemkot Medan untuk mampu berinovasi. Agar bisa menyumbang PAD Kota Medan.

“Secara global harus lebih baik, berinovasi dalam memberikan profit untuk bisa menyumbangkan pemasukan bagi pembangunan Kota Medan melalui pemasukan anggarannya.
Karena itu salah satu sumber PAD kita, serta lebih baik dalam pelayanan dan lebih baik dalam mengayomi masyarakat,” kata Bobby kepada wartawan, Rabu (22/9/2021) lalu.

BACA JUGA :  Perangi Covid-19, Polres Pamekasan Tiada Hentinya Ambil Langkah-langkah Tekan Angka Positif

Bobby mengatakan, selain memikirkan profit, para direksi yang dilantik harus bersinergi memikirkan sosial.
Para direksi yang dilantik diharapkan harus paham mengenai digitalisasi.

“Karena perusahaan daerah ini selain dia harus memikirkan profit, namun dia harus bisa juga memikirkan sosial.
Karena yang dilayani adalah perusahaan daerah, cerminan dari pemerintah daerah, harus juga bisa mengayomi dan memberikan sosialnya juga,” ucapnya.

PEWARTA;ROBIN SILALAHI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *